TIPS AMAN MENGEDIT REGISTRY

Sistem Registry atau ada juga yang menyebutnya Regedit dapat didefinisikan sebagai database penyimpan semua konfigurasi data dari sebuah windows. Registry berisi semua informasi sehingga sistem anda dapat berjalan.

Perhatian !!

Kesalahan dalam mengedit registri dapat sangat merusak sistem kamu.

Sebelum membuat perubahan pada registri, buatlah terlebih dahulu salinan Registry. Ini merupakan cara aman untuk mengedit registry / regedit. Pastikan anda telah membuat salinan ini sebelum memodifikasi Registry. Cadangan ini akan membantu Anda untuk memulihkan Registry jika masalah terjadi setelah memodifikasi. Anda dapat membuat cadangan registri dengan cara Export/ Backup.

Bagian penting ini sering saja terlewatkan, entah karena lupa atau mungkin masih belum mengerti cara menggunakan Export dan Import tersebut. Sebenarnya anda dapat mengembalikan ke Registry semula dengan sangat mudah ketika Registry tersebut mengalami error setelah modifikasi.

Klik tombol Start kemudian pilih Run, atau dapat menggunakan keyboard dengan menekan logo Windows+R sehingga kotak Run Command akan terbuka. Ketikkan regedit lalu tekan enter atau klik OK. Setelah Windows Registri editor terbuka, biasanya terdapat 5 buah kategori pokok antara lain sebagai berikut :

HKEY_CLASSES_ROOT Merupakan subkey dari HKEY_LOCAL_MACHINE Software. Informasi yang disimpan di sini memastikan bahwa program yang benar akan terbuka bila Anda membuka file dengan menggunakan Windows Explorer.

HKEY_CURRENT_USER Berisi akar informasi konfigurasi untuk pengguna yang sedang login. Folder pengguna, layar warna, dan pengaturan Panel Kontrol disimpan di sini. Informasi ini disebut sebagai profil pengguna.

HKEY_LOCAL_MACHINE Berisi informasi konfigurasi ke komputer tertentu (untuk semua pengguna).

HKEY_USERS Berisi akar dari semua profil pengguna di komputer. HKEY_CURRENT_USER adalah suatu subkey dari HKEY_USERS.

HKEY_CURRENT_CONFIG Berisi informasi tentang profil perangkat keras yang digunakan oleh komputer lokal pada sistem startup.

Klik File, lalu pilih Export dan simpan pada hard disk anda untuk menyimpan keseluruhan isi Registry tersebut. Atau anda juga dapat menyimpan masing-masing sub folder dengan membuka terlebih dahulu salah satu dari 5 kategori tersebut, lalu klik kanan dan pilih Export.

Pada saat menyimpan, gunakan nama file yang sama dengan masing-masing sub folder tersebut sehingga memudahkan anda untuk mencari file tersebut apabila anda hendak mengembalikannya pada pengaturan semula.

Dengan demikian, anda tidak perlu takut lagi untuk mengacak-acak registry editor. Setelah anda melakukan perubahan terhadap konfigurasi, Restart computer anda untuk melihat efek dari perubahan tersebut.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~