Lebih Laju dengan Notebook Core i7

Untuk mereka yang mendambakan kinerja notebook terbaik, pilihan terbaik pada platform Intel jelas tertuju ke basis prosesor Core i7. Sebandingkah keunggulan yang ditawarkan dengan harga yang harus kita bayar?

Ketika dihadapkan pada situasi saat harus membeli sebuah notebook, apakah yang pertama kali muncul di benak Anda? Umumnya, mungkin merek dan kemampuan sebuah notebook.

Nah, melihat notebook dari sisi sisi kemampuan atau kinerjanya, tentu akan tampak lebih obyektif. Ini mengingat faktor yang satu ini tergantung kepada sisi hardware yang bisa diukur dan menjadi bukti kinerja sebuah notebook.

Untuk mereka yang memerlukan notebook sebagai alat bantu komputasi sehari-hari, faktor kecepatan (yang dalam hal ini ditentukan secara sepintas dengan melihat prosesornya), mungkin tak terlalu dipersoalkan. Tingkat hargalah yang biasanya menjadi patokan pengguna seperti ini.

Namun bagi yang aktivitas komputasinya di atas rata-rata (seperti menjalankan banyak aplikasi, bermain game 3D, atau kegiatan lain yang mengharuskan notebook berpacu lebih kencang), tentu pilihan terbaik adalah notebook berbasis CPU kelas atas. Dalam hal ini, Intel dengan Core i7 Sandy Bridge merupakan jawaranya.

Sandy Bridge untuk versi mobile (notebook) memang menawarkan solusi olah data tercepat sekaligus tingkat efisiensi yang tinggi. Semua ini dimungkinkan berkat terintegrasinya CPU dengan memory controller, cache memory, hingga prosesor grafis (GPU). Ini membuat pemrosesan data antarkomponen tersebut berlangsung lebih cepat sekaligus mengurangi konsumsi daya.

Di antara jenis Core i yang ada (i3-i5-7), Sandy Bridge menargetkan Core i7 sebagai segmen terkencang, baik untuk desktop maupun notebook. Untuk tipe ini tersedia cukup banyak varian seperti i7-2820QM, i7-2720QM, i7-2630M, dan lainnya sesuai tingkat kecepatan yang ditawarkan.

Nah di edisi kali ini kami sajikan beberapa notebook berbasis Core i7 Sandy Bridge. Tujuannya, menampilkan gambaran seberapa cepat aneka produk ini bisa bekerja dan perbedaan yang dimilikinya dibandingkan notebook dengan CPU di bawahnya.